Wednesday, October 21, 2015

OUR CHERRY BLOSSOM

Dulu, (untuk yang belum tau) pas SMA, sekelas cuman berlima. Ditambah lagi, Lukman, yang ternyata pulang duluan ke Indonesia sebelum UN, jadi tinggal empat orang yang tersisa. 
With Lukman





Without Lukman. (Dari kiri ke kanan: Gue, Nadia, Satya, Daiki)


"Let's go and take some pictures under the cherry blossom." Kata guru bule di sekolah gue, Miss 

Theresa. 

Miss Theresa tau waktu itu kita semua lagi pusing-pusingnya sama UN, jadi diajaklah kita refreshing di bawah pohon sakura yang ada di lapangan sekolah.

Uniknya dari pohon sakura ini adalah umurnya yang udah tua banget. Pohon sakura tertua di daerah Meguro. Katanya, sih, umurnya udah ratusan tahun.


Dulu, sempet ada kejadian pohon sakura yang letaknya di dalem sekolah gue ini nggak kerawat. Warga Jepang yang tinggal sekitar situ pun menegur. Mereka menganggap pohon sakura ini sangat berarti bagi mereka.
Biaya untuk merawat pohon sakura ini ternyata nggak semurah yang dibayangin. Gue denger-denger katanya butuh biaya lebih dari 30 juta rupiah. Heu.

Terus... singkat cerita kita berempat+Lukman udah misah semua (kecuali Lukman sama

gue emang udah dijodohin masuk Binus bareng).


Ada yang masih di Jepang nerusin sekolah bahasa, ada yang kuliah di Binus, dan ada yang udah di surga malahan. Banyak banget pelajaran tak ternilai yang gue dapet (hanya) dari keempat orang ini.


Gue berharap dan berdoa yang terbaik untuk masa depan temen-temen gue ini. Sukses dan terus berkarya dalam kebaikan!

Walaupun kita udah nggak lengkap, gue tetap berdoa semoga gue, Lukman, Daiki, dan Nadia bisa dipertemukan lagi di bawah pohon sakura Sekolah di lain waktu! Cerita-cerita lucu tentang kesuksesan kita masing-masing. Dan yang pastinya bernostalgia bareng :)!


Nggak cuman warga Jepang, gue dan yang lain juga sangat mencintai pohon ini. Letak pohonnya nggak jauh dari pintu gerbang sekolah. Jadi, pohon ini dengan senantiasanya selalu menyambut siapapun yang masuk ke daerah sekolah.

Bunga sakura hanya tumbuh di pertengahan bulan April-Mei. Nggak nyampe dua minggu, seluruh bunganya bakal rontok, karena tertimpa air hujan yang turun di bulan-bulan tersebut. Jadi, ketika bunga sakura mekar, seluruh warga Jepang memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.
Karena waktunya yang sangat pendek, bunga sakura ini melambangkan perpisahan. Biasanya, wisuda-wisuda SD, SMP, SMA bahkan Universitas di Jepang, diselenggarakan bertepatan saat bunga sakura mekar.


Updated: 22 October 2015

No comments:

Post a Comment