Saturday, February 14, 2015

134 KILOMETER GOWES! - CHOSHI [PART 1]














Salah satu hobi gue di Jepang adalah nge-gowes! Yang temenan sama gue di Path, Twitter, Ask.fm, dll., pasti udah tau nih! :D Kenapa gue suka gowes di Jepang? Ya pastinya karena pemandangannya indah, jalan buat sepeda disediain, dan udara jepang segar banget.
Untuk kalian yang mau berlibur ke Jepang, sangat direkomendasikan untuk bersepeda!

Introducing my bike (yang warna merah). Kita sebut aja, "Si Merah".


Si Merah ini punya pengalaman bersepeda lebih dari 1000 km! Gue gak tau kenapa bisa sejauh itu. Mungkin dia suka jalan-jalan sendiri pas malam. Tiada yang tahu.



Kalo diitung-itung, jarak 1000 km udah dari tokyo ke hiroshima kali ya...



Gue dan si merah ini selalu bersama. Setiap hari gue dan dia pergi bareng menuju sekolah. Kadang dia nemenin gue pas cuaca lagi hujan, tapi gak pernah nemenin kalau lagi musim salju. Takut kepeleset.

Nasib pertemanan gue bukan hanya sampai sebatas sepeda aja. Gue juga punya temen-temen lain, yang bener-bener human being, yang nemenin gue gowes. Mereka adalah Hafizh, Dhiqa, Satya, dan Nanta.
Kita pun membuat Klub Sepeda bernama, "Bike to Walk-Walk", kalau di-translate-in jadi, "Sepeda untuk jalan-jalan". Our english is so guuud, right. 

Nah, pada suatu hari gue dan Bike to Walk-walk ngumpul...



Di sinilah pengalaman yang nggak terlupakan dateng ke dalam kehidupan gue #cieeilah.
Gue, Hafizh, Dhiqa, dan Nanta memutuskan untuk gowes ke ujung timur Jepang, yaitu ke daerah Choshi. Sempet nggak yakin sama perjalanan kita ke daerah pedesaan ini, soalnya jarak dari Tokyo ke Choshi aja udah 134 km. Itu adalah suatu kebanggaan tersendiri sebagai anak ABG indonesia yang tinggal di Jepang kalau kita bisa nge-gowes dengan selamat di negara orang.
.
.
.
Tapi hidup cuman sekali, bray. Yakali harus lewatin kesempatan gemilang mencetar membahana ini.

Kita mulai perjalanan jam 5 pagi. Masing-masing dari kita (biar tambah oke) udah nyiapin kaca mata, helm, sarung tangan sepeda, dan jaket yang seragam. Pokoknya kita lagi keren abis.

Pastinya bawa bendera tanah air! B)


Baju dan perlengkapan lain udah siap siaga di dalam ransel untuk 2 hari 3 malam. Semangat yang kian membara memprediksikan perjalanan kita cuman memakan waktu 7 jam.





TO BE CONTINUED


1 comment:

  1. Kalau akhir Januai masih bisa gowes ngga ya? Daerah Tokyo gitu

    ReplyDelete